Menjadi seorang wibu maupun otaku, pastinya didalam
keseharian dan kebiasaan para wibu dan otaku tersebut. Akan kita temui sejumlah efek baik maupun buruk. Dan faktanya,
Dampak positif dan negatif menjadi wibu dan otaku ini, ternyata sangatlah banyak dan bervariasi. Untuk selengkapnya lihat saja pembahasannya di bawah ini.
✓ Daftar isi :
Dampak positif wibu
Berikut berbagai efek baik atau
dampak positif yang dihasilkan dari aktivitas ngewibu yang dilakukan oleh para wibu 😂.
- Merasa terhibur dan bahagia
Dengan aktivitas ngewibu. Sebut saja seperti nonton anime, baca manga, ngevent dan sebagainya. Hal tersebut, semuanya dapat menjadi sarana hiburan yang murah meriah. Modal download berbagai jenis konten wibu, hati pun langsung jadi senang gembira 😂.
- Punya banyak teman sesama wibu
Banyak perkumpulan dan organisasi yang dikhususkan untuk klan wibu. Di media sosial banyak sekali grup, forum dan komunitas internasional yang membahas masalah dunia jejepangan. Dengan hal ini, maka nanti kesempatan untuk dapat berteman dengan orang lain dari seluruh jagat raya akan terbuka lebar.
- Berwawasan luas
Bahasa jepang, budaya jepang, pola pikir orang jepang, nama wilayah dan kota-kota di jepang, tempat dan spot liburan para wibu di jepang, dll. Kesemuanya dapat menambah ilmu pengetahuan para wibu terhadap dunia jejepangan.
- Jauh dari pergaulan bebas
Kata para wibu sih, dengan menonton anime dan aktivitas ngewibu lainnya. Mereka dapat terhindar dari yang namanya pergaulan bebas. Tapi di kenyataan sih, beda lagi ceritanya 😂.
- Mandiri
Aktivitas ngewibu, bisa dibilang cukup langkah dibeberapa kesempatan dan tempat yang ada. Misalnya jika anda menjadi seorang wibu di kelas. Maupun jadi satu-satunya wibu di sekolah. Maka otomatis, kehidupan anda akan ditempa sedemikian mungkin, untuk dituntut menjadi pribadi yang serba bisa dan mandiri.
Dampak negatif wibu
Selain
dampak positif dari wibu dan aktivitas ngewibu. Ternyata banyak juga
dampak negatif yang ditimbulkan dari aktivitas ngewibu. Untuk selengkapnya lihat saja pada postingan yang ada di bawah ini.

- Ngenolep
Menjadi seorang wibu, sudah banyak buktinya di dunia maya. Banyak dari mereka yang didominasi oleh orang-orang yang mengabaikan aktivitas sosial dilingkungan sekitar mereka. Mereka para wibu hanya aktif di dunia maya, mengurung diri di kamar dan hanya mau aktif di komunitas sesama wibu. Dan menutup diri dari pergaulan yang ada disekitarnya.
- Ahli di bidang kode nuklir
Katanya sih dengan ngewibu, seseorang bisa terjauhkan dari pergaulan bebas. Namun faktanya, banyak diantara mereka yang kecanduan dengan kucingpoi dan kode nuklir. Sehingga membuat mereka menjadi orang-orang yang suka senam 5 jari.
- Terlalu fanatik dengan jepang
Banyak para wibu yang merasa asing dengan negerinya sendiri. Mereka terlalu berlebihan didalam mengagungkan jepang dan serba-serbinya. Akibatnya mereka seringkali merasa risih dan jijik dengan apa-apa yang ada di negerinya sendiri. Seolah mereka ingin pindah negara atau terlahir jadi orang jepang.
- Terlalu banyak berkhayal
Banyak para wibu yang sudah dewasa, namun mereka masih saja aktif berkhayal. Sehingga banyak diantara mereka yang memiliki banyak gangguan kejiwaan, semisal seperti fobia sosial, chuunibyou, lolicon, dan juga menjadi nijikon (orang-orang yang hanya menyukai dan mencintai karakter 2D).
- Sadboy dan sadgirl
Nah, selain nolep. Banyak juga diantara wibu yang menjadi orang-orang yang menyedihkan didalam hidupnya. Mereka selalu dikucilkan, merasa terasingkan, sering terbully layaknya naruto yang ada di desa konoha. Selalu saja tidak diterima dan tidak dianggap oleh orang-orang lain.
Dampak positif otaku
Bisa dibilang menjadi seorang otaku lebih baik daripada menjadi seorang wibu. Dari aktivitas para otaku ini, kita banyak mendapatkan sejumlah keuntungan yang tidak terduga. Diantaranya misalnya seperti berbagai
dampak positif otaku yang ada di bawah ini.
- Menjadi orang ahli
Para otaku adalah orang-orang yang sangat berdedikasi tinggi pada hobi yang disukainya. Dengan ini maka otomatis mereka setiap hari akan menekuni dan mengerjakan hobinya. Dari trial dan error yang ada, lambat laun mereka akan menjadi orang yang sangat ahli didalam masalah hobi yang disukainya.
- Dapat banyak uang
Dari aktivitas ngehobi, para otaku juga bisa menghasilkan uang sendiri. Misalkan bagi para otaku yang sukanya main di depan komputer. Entah itu suka ngegame, ngoding, dll. Mereka bisa dapat uang dari menjual jasa yang ada didalam game. Maupun dapat uang dari jualan aksesoris seputar hobi, dari hasil pembuatan situs, aplikasi, game, dll. Pokoknya dapat uang dengan mengerjakan hobi sendiri terasa begitu nikmat dah. Dengan ngehobi auto jadi sultan, dapat duit terus.
- Selalu punya waktu yang berharga
Dimata orang biasa, para otaku ini terlihat seperti pengangguran. Namun jangan salah, dari hobi yang ditekuni dan dikerjakan setiap hari. Bisa saja mereka suatu saat akan menjadi seorang pedagang atau pengusaha yang sukses. Hal ini terjadi karena banyak waktu yang sudah mereka sempatkan untuk mendalami dan memahami hobi yang disukai.
- Kreatif dan imajinatif
Para otaku juga orangnya cenderung kreatif dan imajinatif. Daya imajinasi mereka sangat luas, tingkat kreativitas mereka juga sangatlah tinggi. Misalnya seperti para otaku anime yang bisa saja menjadi seorang ilustrator, jadi tukang ngesub (fansub), dan sebagainya.
- Sabar dan setia
Mengerjakan hobi yang sama setiap saat. Tentunya hal ini membutuhkan tingkat kesabaran dan kesetiaan yang cukup tinggi. Para otaku sangat ahli dibidang yang satu ini. Karena mereka sangat mencintai dan menyukai hobinya sendiri 😂.
✖ Baca juga :
☑ Kenapa wibu sering pakai masker ?
☑ Kenapa otaku dibenci dan dianggap remeh orang jepang ?
☑ 8 Alasan kenapa wibu banyak dibenci orang
Dampak negatif otaku
Selain dampak positif, tentunya dampak negatif yang ditimbulkan dari aktivitas para otaku juga banyak. Jadi jangan tergiur dengan yang manis-manis dulu ya. Langsung saja berikut berbagai
dampak negatif menjadi seorang otaku.
- Sering dibully
Sudah umum di kehidupan nyata, banyak para otaku yang sering dianggap remeh oleh orang-orang di luar sana. Khususnya misal di jepang, para otaku ini sering dianggap sebelah mata.
- Membuang kesempatan emas
Banyak waktu yang terbuang sia-sia selama anda menjalankan aktivitas harian sebagai seorang otaku. Selama asik ngehobi, para otaku sering lupa waktu. Dan tidak terasa satu tahun, 10 tahun sudah berlalu. Dan kesempatan emas seperti pekerjaan, jodoh, dan sebagainya banyak yang terlewatkan.
- Mengorbankan kehidupan sosial
Kehidupan sosial para otaku juga menjadi terabaikan. Mereka keasikan sendiri dengan hobinya, sehingga melupakan interaksi sosial yang ada dilingkungan sekitar. Akibatnya di mata orang lain, mereka terlihat seperti seorang yang asosial. Dan ujung-ujungnya para otaku ini akan mengalami banyak masalah didalam hidupnya.
- Terkurung di zona nyaman
Mereka terlalu asik sendiri. Sibuk dengan hobinya sendiri. Terkurung terus didalam zona nyamannya. Tidak tahu cara berhenti dan keluar darinya. Bagaikan semut kecil yang sudah jatuh kedalam lubang undur-undur. Mau keluar dari kehidupan nge otaku jadi susah setengah mati.
- Ngenolep
Banyak para otaku yang mengabaikan kehidupan sosial. Sehingga membuat diri mereka menjadi pribadi yang no life. Tidak memiliki kehidupan, kurang pergaulan, jones, tidak punya banyak teman, dan menjadi canggung atau malu ketika berada di keramaian.
Yosh, selesai sudah. Seperti itulah berbagai
dampak positif dan dampak negatif wibu dan otaku yang sering kita jumpai dalam kehidupan. Jika ada masukan, jangan sungkan untuk berkomentar gan.
Share on :
f
t
P
Wa